MANAJEMEN LOGISTIK
DALAM PERUSAHAAN RETEL
Oleh: Merri Meylani
Apakah
yang dimaksud dengan manajemen logistik ? tidak semua orang memahami arti dari manajemen
logistik. Manajemen logistik adalah suatu ilmu pengetahuan atau proses mengenai
perencanaan penentuan kebutuhan pengadaan, penyimpanan penyaluran dan
pemeliharaan serta penghapusan material/ alat-alat.
Dalam era globalisasi ini kegiatan
manajemen sangatlah mempengaruhi kemajuan suatu perusahaan ataupun usaha yang
bergerak dibidang apapun. Tidak dipungkiri lagi jika suatu kinerja perusahaan yang
baik pastilah mempunyai pengolahan
manajemen yang baik. Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan
atau jasa sangat tergantung kepada manajemen logistik, dimana perusahaan
tersebut memiliki tujuan untuk mendapatkan laba dengan cara memenuhi kebutuhan
pelanggan atau custumer . Manajemen logistik adalah salah satu faktor yang
menyebabkan suatu perusahaan tersebut dapat berkembang dengan pesat. Tentunya tidak lepas
dari bagaimana sumber daya manusia yang mengolah manajemen logistik tersebut.
Manajemen logistik di dalam perusahaan
retel sangat diperlukan, dari mulai unsur-unsur manajemen logistik sampai
dengan cara pengelolaan unsur-unsur tersebut. Kita ambil contoh di salah satu
minimarket yang bernama Circle-Key, di perusahaan tersebut segala sesuatu
mengenai logistik sangat dipersiapkan dengan matang. Mulai dari perencanaan
mengenai barang apa saja yang akan disediakan dalam toko tersebut. Perusahaan
menentukan product apasaja yang akan mereka jual tentu saja dengan
memperhitungkan kebutuhan pelanggan. Setelah semua barang telah direncanakan
maka perusahaan melakukan pengangaran untuk semua keperluan tersebut.
Penganggaran di perusahaan tersebut dilakukan dengan sangat rinci dan sesuai
dengan kaidahnya. Kemudian tahap selanjutnya dilakukan tahap pengadaan barang,
barang yang sudah direncanakan dan dianggarkan maka akan dipersiapkan agar
langsung dapat disalurkan ke semua cabang/gerai di daerah tersebut. Proses
penyaluran dilakukan secara sistematis sesuai dengan prosedur yang perusahaan
itu pegang. Penyaluran dilakukan dari gudang induk ke gerai-gerai circle-K,
kemudian dari gerai langsung di salurkan kepada pelanggan. Setelah disalurkan
ke gerai maka masuk ke tahap penyimpanan barang. Penyimpanan dilakukan oleh
pegawai untuk menjaga kualitas dari setiap barang sesuai dengan jenis barang
tersebut. Contoh untuk barang-barang yang mudah basi disimpan di Freezer room.
Kemudian proses penghapusan dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya dengan
mengganti barang dengan barang yang baru oleh supplier, mengembalikan barang ke
supplier dengan potongan harga, dan terakhir dengan cara pemusnahan untuk
barang-barang yang sudah tidak layak dikonsumsi.
Sudah kita ketahui sekarang sangat
pentingnya manajemen logistik diranah perdagangan. Segala sesuatu harus
disertai dengan persiapan yang matang dan pengolaan logistik yang sesuai dengan
kriteria.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar