Logistik
di sekitar kita
Oleh : Neng Wida Sapitri
(Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)
Logistik?
Sebuah kata yang sudah sangat familiar terdengar di teinga kita baik di dalam
kegiatan rumah tangga, organisasi ataupun perusahaan dsb. Secara etimologi,
logistik berasal dari bahasa Yunani kuna, yaitu “logistikos” yang berarti
“terdidik/pandai” dalam memperkirakan berhitung. Dan secara sederhana defini
logistik ini menurut buku “Manajemen Logistik” karangan H. Subagya M.S
merupakan suatu ilmu pengetauan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan
dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan
serta penghapusan alat-alat/material.
Dapat
kita simpulkan bahwa logistik ini berkaitan dengan kegiatan pengaturan yang
berhubungan dengan barang atau jasa yang biasanya sering kita temukan pada
aktivitas pabrik/produksi, dan juga peralatan atau perlengkapan yang berkaitan
dengan perkantoran.
Logistik
dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan
yang efektif dan efisien akan menjadi sebuah kunggulan kompetitif yang dapat
diciptakan oleh organisasi ataupun perusahaan.
Di
dalam kehidupan sehari-hari kegiatan manajemen logistik ini sering kita lakukan
baik secara sadar maupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita ingin
mengirimkan sebuah barang yang berupa baju untuk keperluan tante yang tinggal
di luar kota, maka kita tidak harus jauh-jauh berkunjung mengeluarkan ongkos yang banyak serta waktu
tempuh yang relatif lama hanya untuk mengirimkan barang itu, tetapi kita
tinggal datang saja ke perusahaan jasa yang bergerak di bidang kurir pengiriman
barang atau bisa kita kita berupa TKI, JNE, dll. Maka barang itu akan tiba
dengan waktu yang tepat dan ongkos sesuai dengan tarif kirim ke kota tujuan,
lebih efektif dan efisien bukan?
Contoh
lainnya adalah logistik di dalam sebuah pabrik atau perusahaan. Perusahaan yang
memproduksi barang umumnya mempunyai fungsi utama yaitu produksi dan pemasaran,
produksi berhubungan dengan persediaan bahan baku, penyimpanan, serta
pemeliharaan alat-alat produksi guna menunjang berlangsungnya kegiatan
produksi. Sementara dalam hal pemasaran/distribusi logistik berkaitan dengan fungsi
penyimpanan barang dan menyalurkannya kepada konsumen.
Sementara
logistik di dalam bidang penanganan bencana juga menjadi satu hal yang berperan
sangat penting. Biasanya peran logistik disini adalah sebagai penyalur bantuan
yag berupa kebutuhan para korban ataupun kebutuhan para timsar dalam proses
evakuasi, logistik dalam hal ini harus mempunyai strategi yang matang untuk
ketepatan waktu dalam penyampaian bantuan tersebut. Mereka harus bisa
memperhitungkan agar proses tersebut dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan
contoh yang Saya uraikan di atas, dapat diungkapkan bahwa kegiatan logistik ini
akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila memenuhi 4 unsur yaitu : tepat
jumlah, tepat waktu, tepat ongkos maupun tepat mutu. Selain itu kita dapat
melihat berbagai gejala logistik lainnya dalam kehidupan sehari-hari seperti
pada bidang transportasi, inventarisasi, komunikasi, sistem informasi
pengadaaan, penempatan lokasi fasilitas, dsb. Begitulah kiranya gejala logistik
di sekitar yang Saya bisa sampaikan terima kasih.