Senin, 31 Desember 2012

Logistik di sekitar kita Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)


Logistik di sekitar kita
Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)
Logistik? Sebuah kata yang sudah sangat familiar terdengar di teinga kita baik di dalam kegiatan rumah tangga, organisasi ataupun perusahaan dsb. Secara etimologi, logistik berasal dari bahasa Yunani kuna, yaitu “logistikos” yang berarti “terdidik/pandai” dalam memperkirakan berhitung. Dan secara sederhana defini logistik ini menurut buku “Manajemen Logistik” karangan H. Subagya M.S merupakan suatu ilmu pengetauan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan alat-alat/material.
Dapat kita simpulkan bahwa logistik ini berkaitan dengan kegiatan pengaturan yang berhubungan dengan barang atau jasa yang biasanya sering kita temukan pada aktivitas pabrik/produksi, dan juga peralatan atau perlengkapan yang berkaitan dengan perkantoran.
Logistik dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan yang efektif dan efisien akan menjadi sebuah kunggulan kompetitif yang dapat diciptakan oleh organisasi ataupun perusahaan.
Di dalam kehidupan sehari-hari kegiatan manajemen logistik ini sering kita lakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita ingin mengirimkan sebuah barang yang berupa baju untuk keperluan tante yang tinggal di luar kota, maka kita tidak harus jauh-jauh berkunjung  mengeluarkan ongkos yang banyak serta waktu tempuh yang relatif lama hanya untuk mengirimkan barang itu, tetapi kita tinggal datang saja ke perusahaan jasa yang bergerak di bidang kurir pengiriman barang atau bisa kita kita berupa TKI, JNE, dll. Maka barang itu akan tiba dengan waktu yang tepat dan ongkos sesuai dengan tarif kirim ke kota tujuan, lebih efektif dan efisien bukan?
Contoh lainnya adalah logistik di dalam sebuah pabrik atau perusahaan. Perusahaan yang memproduksi barang umumnya mempunyai fungsi utama yaitu produksi dan pemasaran, produksi berhubungan dengan persediaan bahan baku, penyimpanan, serta pemeliharaan alat-alat produksi guna menunjang berlangsungnya kegiatan produksi. Sementara dalam hal pemasaran/distribusi logistik berkaitan dengan fungsi penyimpanan barang dan menyalurkannya kepada konsumen.
Sementara logistik di dalam bidang penanganan bencana juga menjadi satu hal yang berperan sangat penting. Biasanya peran logistik disini adalah sebagai penyalur bantuan yag berupa kebutuhan para korban ataupun kebutuhan para timsar dalam proses evakuasi, logistik dalam hal ini harus mempunyai strategi yang matang untuk ketepatan waktu dalam penyampaian bantuan tersebut. Mereka harus bisa memperhitungkan agar proses tersebut dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan contoh yang Saya uraikan di atas, dapat diungkapkan bahwa kegiatan logistik ini akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila memenuhi 4 unsur yaitu : tepat jumlah, tepat waktu, tepat ongkos maupun tepat mutu. Selain itu kita dapat melihat berbagai gejala logistik lainnya dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bidang transportasi, inventarisasi, komunikasi, sistem informasi pengadaaan, penempatan lokasi fasilitas, dsb. Begitulah kiranya gejala logistik di sekitar yang Saya bisa sampaikan terima kasih.

Logistik di sekitar kita Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)


Logistik di sekitar kita
Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)
Logistik? Sebuah kata yang sudah sangat familiar terdengar di teinga kita baik di dalam kegiatan rumah tangga, organisasi ataupun perusahaan dsb. Secara etimologi, logistik berasal dari bahasa Yunani kuna, yaitu “logistikos” yang berarti “terdidik/pandai” dalam memperkirakan berhitung. Dan secara sederhana defini logistik ini menurut buku “Manajemen Logistik” karangan H. Subagya M.S merupakan suatu ilmu pengetauan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan alat-alat/material.
Dapat kita simpulkan bahwa logistik ini berkaitan dengan kegiatan pengaturan yang berhubungan dengan barang atau jasa yang biasanya sering kita temukan pada aktivitas pabrik/produksi, dan juga peralatan atau perlengkapan yang berkaitan dengan perkantoran.
Logistik dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan yang efektif dan efisien akan menjadi sebuah kunggulan kompetitif yang dapat diciptakan oleh organisasi ataupun perusahaan.
Di dalam kehidupan sehari-hari kegiatan manajemen logistik ini sering kita lakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita ingin mengirimkan sebuah barang yang berupa baju untuk keperluan tante yang tinggal di luar kota, maka kita tidak harus jauh-jauh berkunjung  mengeluarkan ongkos yang banyak serta waktu tempuh yang relatif lama hanya untuk mengirimkan barang itu, tetapi kita tinggal datang saja ke perusahaan jasa yang bergerak di bidang kurir pengiriman barang atau bisa kita kita berupa TKI, JNE, dll. Maka barang itu akan tiba dengan waktu yang tepat dan ongkos sesuai dengan tarif kirim ke kota tujuan, lebih efektif dan efisien bukan?
Contoh lainnya adalah logistik di dalam sebuah pabrik atau perusahaan. Perusahaan yang memproduksi barang umumnya mempunyai fungsi utama yaitu produksi dan pemasaran, produksi berhubungan dengan persediaan bahan baku, penyimpanan, serta pemeliharaan alat-alat produksi guna menunjang berlangsungnya kegiatan produksi. Sementara dalam hal pemasaran/distribusi logistik berkaitan dengan fungsi penyimpanan barang dan menyalurkannya kepada konsumen.
Sementara logistik di dalam bidang penanganan bencana juga menjadi satu hal yang berperan sangat penting. Biasanya peran logistik disini adalah sebagai penyalur bantuan yag berupa kebutuhan para korban ataupun kebutuhan para timsar dalam proses evakuasi, logistik dalam hal ini harus mempunyai strategi yang matang untuk ketepatan waktu dalam penyampaian bantuan tersebut. Mereka harus bisa memperhitungkan agar proses tersebut dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan contoh yang Saya uraikan di atas, dapat diungkapkan bahwa kegiatan logistik ini akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila memenuhi 4 unsur yaitu : tepat jumlah, tepat waktu, tepat ongkos maupun tepat mutu. Selain itu kita dapat melihat berbagai gejala logistik lainnya dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bidang transportasi, inventarisasi, komunikasi, sistem informasi pengadaaan, penempatan lokasi fasilitas, dsb. Begitulah kiranya gejala logistik di sekitar yang Saya bisa sampaikan terima kasih.

Logistik di sekitar kita Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)


Logistik di sekitar kita
Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)
Logistik? Sebuah kata yang sudah sangat familiar terdengar di teinga kita baik di dalam kegiatan rumah tangga, organisasi ataupun perusahaan dsb. Secara etimologi, logistik berasal dari bahasa Yunani kuna, yaitu “logistikos” yang berarti “terdidik/pandai” dalam memperkirakan berhitung. Dan secara sederhana defini logistik ini menurut buku “Manajemen Logistik” karangan H. Subagya M.S merupakan suatu ilmu pengetauan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan alat-alat/material.
Dapat kita simpulkan bahwa logistik ini berkaitan dengan kegiatan pengaturan yang berhubungan dengan barang atau jasa yang biasanya sering kita temukan pada aktivitas pabrik/produksi, dan juga peralatan atau perlengkapan yang berkaitan dengan perkantoran.
Logistik dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan yang efektif dan efisien akan menjadi sebuah kunggulan kompetitif yang dapat diciptakan oleh organisasi ataupun perusahaan.
Di dalam kehidupan sehari-hari kegiatan manajemen logistik ini sering kita lakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita ingin mengirimkan sebuah barang yang berupa baju untuk keperluan tante yang tinggal di luar kota, maka kita tidak harus jauh-jauh berkunjung  mengeluarkan ongkos yang banyak serta waktu tempuh yang relatif lama hanya untuk mengirimkan barang itu, tetapi kita tinggal datang saja ke perusahaan jasa yang bergerak di bidang kurir pengiriman barang atau bisa kita kita berupa TKI, JNE, dll. Maka barang itu akan tiba dengan waktu yang tepat dan ongkos sesuai dengan tarif kirim ke kota tujuan, lebih efektif dan efisien bukan?
Contoh lainnya adalah logistik di dalam sebuah pabrik atau perusahaan. Perusahaan yang memproduksi barang umumnya mempunyai fungsi utama yaitu produksi dan pemasaran, produksi berhubungan dengan persediaan bahan baku, penyimpanan, serta pemeliharaan alat-alat produksi guna menunjang berlangsungnya kegiatan produksi. Sementara dalam hal pemasaran/distribusi logistik berkaitan dengan fungsi penyimpanan barang dan menyalurkannya kepada konsumen.
Sementara logistik di dalam bidang penanganan bencana juga menjadi satu hal yang berperan sangat penting. Biasanya peran logistik disini adalah sebagai penyalur bantuan yag berupa kebutuhan para korban ataupun kebutuhan para timsar dalam proses evakuasi, logistik dalam hal ini harus mempunyai strategi yang matang untuk ketepatan waktu dalam penyampaian bantuan tersebut. Mereka harus bisa memperhitungkan agar proses tersebut dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan contoh yang Saya uraikan di atas, dapat diungkapkan bahwa kegiatan logistik ini akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila memenuhi 4 unsur yaitu : tepat jumlah, tepat waktu, tepat ongkos maupun tepat mutu. Selain itu kita dapat melihat berbagai gejala logistik lainnya dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bidang transportasi, inventarisasi, komunikasi, sistem informasi pengadaaan, penempatan lokasi fasilitas, dsb. Begitulah kiranya gejala logistik di sekitar yang Saya bisa sampaikan terima kasih.

Logistik di sekitar kita Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)


Logistik di sekitar kita
Oleh : Neng Wida Sapitri (Pendidikan Manajemen Perkantoran A 2011 NIM : 1102248)
Logistik? Sebuah kata yang sudah sangat familiar terdengar di teinga kita baik di dalam kegiatan rumah tangga, organisasi ataupun perusahaan dsb. Secara etimologi, logistik berasal dari bahasa Yunani kuna, yaitu “logistikos” yang berarti “terdidik/pandai” dalam memperkirakan berhitung. Dan secara sederhana defini logistik ini menurut buku “Manajemen Logistik” karangan H. Subagya M.S merupakan suatu ilmu pengetauan dan atau seni serta proses mengenai perencanaan dan penentuan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan alat-alat/material.
Dapat kita simpulkan bahwa logistik ini berkaitan dengan kegiatan pengaturan yang berhubungan dengan barang atau jasa yang biasanya sering kita temukan pada aktivitas pabrik/produksi, dan juga peralatan atau perlengkapan yang berkaitan dengan perkantoran.
Logistik dianggap sebagai suatu proses yang sangat penting, karena dengan pengelolaan yang efektif dan efisien akan menjadi sebuah kunggulan kompetitif yang dapat diciptakan oleh organisasi ataupun perusahaan.
Di dalam kehidupan sehari-hari kegiatan manajemen logistik ini sering kita lakukan baik secara sadar maupun tidak sadar. Contohnya saja saat kita ingin mengirimkan sebuah barang yang berupa baju untuk keperluan tante yang tinggal di luar kota, maka kita tidak harus jauh-jauh berkunjung  mengeluarkan ongkos yang banyak serta waktu tempuh yang relatif lama hanya untuk mengirimkan barang itu, tetapi kita tinggal datang saja ke perusahaan jasa yang bergerak di bidang kurir pengiriman barang atau bisa kita kita berupa TKI, JNE, dll. Maka barang itu akan tiba dengan waktu yang tepat dan ongkos sesuai dengan tarif kirim ke kota tujuan, lebih efektif dan efisien bukan?
Contoh lainnya adalah logistik di dalam sebuah pabrik atau perusahaan. Perusahaan yang memproduksi barang umumnya mempunyai fungsi utama yaitu produksi dan pemasaran, produksi berhubungan dengan persediaan bahan baku, penyimpanan, serta pemeliharaan alat-alat produksi guna menunjang berlangsungnya kegiatan produksi. Sementara dalam hal pemasaran/distribusi logistik berkaitan dengan fungsi penyimpanan barang dan menyalurkannya kepada konsumen.
Sementara logistik di dalam bidang penanganan bencana juga menjadi satu hal yang berperan sangat penting. Biasanya peran logistik disini adalah sebagai penyalur bantuan yag berupa kebutuhan para korban ataupun kebutuhan para timsar dalam proses evakuasi, logistik dalam hal ini harus mempunyai strategi yang matang untuk ketepatan waktu dalam penyampaian bantuan tersebut. Mereka harus bisa memperhitungkan agar proses tersebut dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan contoh yang Saya uraikan di atas, dapat diungkapkan bahwa kegiatan logistik ini akan berjalan dengan efektif dan efisien apabila memenuhi 4 unsur yaitu : tepat jumlah, tepat waktu, tepat ongkos maupun tepat mutu. Selain itu kita dapat melihat berbagai gejala logistik lainnya dalam kehidupan sehari-hari seperti pada bidang transportasi, inventarisasi, komunikasi, sistem informasi pengadaaan, penempatan lokasi fasilitas, dsb. Begitulah kiranya gejala logistik di sekitar yang Saya bisa sampaikan terima kasih.

manajemen logistik dalam ranah bisnis. Karya : Rahayu Ganefi (1105848)



Manajemen Logistik dalam ranah bisnis.
            Dari pengertian manjemen logistik itu sendiri, merupakan bagian dari proses supply chain yang berfungsi untuk merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan koefisien dan keefektifan penyimpanan dan aliran barang, pelayanan dan informasi terkait dari titik permulaan (point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dalam tujuannya untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan.
            Tanggung jawab manajemen logistik sendiri, bisa di definisikan sebagai tanggung jawab mendesain dan mengurus suatu sistim untuk mengawasi arus dan penyimpanan yang strategis bagi material, suku cadang dan barang jadi agar dapat diperoleh manfaat maksimum bagi perusahaan. Sehingga tujuannya jelas yaitu menyampaikan barang jadi dan bermacam-macam material dalam jumlah yang tepat pada waktu yang dibutuhkan, dan dengan total biaya yang minimal.
            Dari sebuah barang pekerjaan yang mengasyikan, dinamis dan penuh tantangan. Logistik di Indonesia menurut saya belum menjadi hal yang prioritas untuk dikembangkan dan terfokus. Unit usaha lebih mementingkan profit dan terkadang lupa bahwa logistik adalah salah satu faktor penting yang memberi kontribusi besar pada profit unit usaha. Tetapi nampaknya ke depan era nya akan berubah, perusahaan-perusahaan besar telah concern pada bidang logistik.
            Di luar negeri, logistik adalah salah satu cabang ilmu dari manajemen operasi.

Sabtu, 29 Desember 2012

artikel manajemen logisik dalam perusahaan retel


MANAJEMEN LOGISTIK DALAM PERUSAHAAN RETEL
Oleh: Merri Meylani

Apakah yang dimaksud dengan manajemen logistik ? tidak semua orang memahami arti dari manajemen logistik. Manajemen logistik adalah suatu ilmu pengetahuan atau proses mengenai perencanaan penentuan kebutuhan pengadaan, penyimpanan penyaluran dan pemeliharaan serta penghapusan material/ alat-alat.
            Dalam era globalisasi ini kegiatan manajemen sangatlah mempengaruhi kemajuan suatu perusahaan ataupun usaha yang bergerak dibidang apapun. Tidak dipungkiri lagi jika suatu kinerja perusahaan yang baik pastilah mempunyai  pengolahan manajemen yang baik. Perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan atau jasa sangat tergantung kepada manajemen logistik, dimana perusahaan tersebut memiliki tujuan untuk mendapatkan laba dengan cara memenuhi kebutuhan pelanggan atau custumer .  Manajemen  logistik adalah salah satu faktor yang menyebabkan suatu perusahaan tersebut dapat  berkembang dengan pesat. Tentunya tidak lepas dari bagaimana sumber daya manusia yang mengolah manajemen logistik tersebut.
            Manajemen logistik di dalam perusahaan retel sangat diperlukan, dari mulai unsur-unsur manajemen logistik sampai dengan cara pengelolaan unsur-unsur tersebut. Kita ambil contoh di salah satu minimarket yang bernama Circle-Key, di perusahaan tersebut segala sesuatu mengenai logistik sangat dipersiapkan dengan matang. Mulai dari perencanaan mengenai barang apa saja yang akan disediakan dalam toko tersebut. Perusahaan menentukan product apasaja yang akan mereka jual tentu saja dengan memperhitungkan kebutuhan pelanggan. Setelah semua barang telah direncanakan maka perusahaan melakukan pengangaran untuk semua keperluan tersebut. Penganggaran di perusahaan tersebut dilakukan dengan sangat rinci dan sesuai dengan kaidahnya. Kemudian tahap selanjutnya dilakukan tahap pengadaan barang, barang yang sudah direncanakan dan dianggarkan maka akan dipersiapkan agar langsung dapat disalurkan ke semua cabang/gerai di daerah tersebut. Proses penyaluran dilakukan secara sistematis sesuai dengan prosedur yang perusahaan itu pegang. Penyaluran dilakukan dari gudang induk ke gerai-gerai circle-K, kemudian dari gerai langsung di salurkan kepada pelanggan. Setelah disalurkan ke gerai maka masuk ke tahap penyimpanan barang. Penyimpanan dilakukan oleh pegawai untuk menjaga kualitas dari setiap barang sesuai dengan jenis barang tersebut. Contoh untuk barang-barang yang mudah basi disimpan di Freezer room. Kemudian proses penghapusan dilakukan dengan beberapa cara. Diantaranya dengan mengganti barang dengan barang yang baru oleh supplier, mengembalikan barang ke supplier dengan potongan harga, dan terakhir dengan cara pemusnahan untuk barang-barang yang sudah tidak layak dikonsumsi.
            Sudah kita ketahui sekarang sangat pentingnya manajemen logistik diranah perdagangan. Segala sesuatu harus disertai dengan persiapan yang matang dan pengolaan logistik yang sesuai dengan kriteria.